Top Menu

Jumat, 24 Agustus 2012

Metode Pembelajaran Kooperatif


Metode Pembelajaran Kooperatif
Cooperative Learning

Skrip kooperatif : metode belajar dimana siswa bekerja berpasangan dan bergantian secara lisan mengikhtisarkan, bagian-bagian dari materi yang dipelajari (Dansereau Cs., 1985).

Langkah-langkah metode pembelajaran kooperatif :
1. Menyampaikan tujuan dan memotivasi siswa
2. Menyajikan informasi
3. Guru membagi siswa dalam kelompok-kelompok belajar
4. Guru membagikan wacana/materi tiap siswa untuk dibaca dan membuat ringkasan
5. Guru dan siswa menetapkan siapa yang pertama berperan sebagai pembicara dan siapa yang berperan sebagai pendengar
6. Pembicara membacakan ringkasannya selengkap mungkin, dengan memasukkan ide-ide pokok dalam ringkasannya.
   Sementara pendengar :
   •Menyimak/mengoreksi/menunjukkan ide-ide pokok yang kurang lengkap
   •Membantu mengingat/menghafal ide-ide pokok dengan menghubungkan materi sebelumnya atau dengan materi lainnya
7. Bertukar peran, semula sebagai pembicara ditukar menjadi pendengar dan sebaliknya. Serta lakukan seperti diatas.
8. Evaluasi dan Kesimpulan guru
9. Memberikan penghargaan/Penutup

5 Unsur metode pembelajaran kooperatif, antara lain:
1. Saling ketergantungan positif
2. Tanggung jawab perseorangan
3. Tatap muka
4. Komunikasi antar anggota
5. Evaluasi proses kelompok.

Kelemahan metodel pembelajaran kooperatif yaitu:
a. Guru khawatir bahwa akan terjadi kekacauan dikelas. Kondisi seperti ini dapat diatasi dengan guru mengkondisikan kelas atau pembelajaran dilakuakan di luar kelas seperti di laboratorium, aula atau di tempat yang terbuka.
b. Banyak siswa tidak senang apabila disuruh bekerja sama dengan yang lain. Siswa yang tekun merasa harus bekerja melebihi siswa yang lain dalam grup mereka, sedangkan siswa yang kurang mampu merasa minder ditempatkan dalam satu grup dengan siswa yang lebih pandai. Siswa yang tekun merasa temannya yang kurang mampu hanya menumpang pada hasil jerih payahnya. Hal ini tidak perlu dikhawatirkan sebab dalam model pembelajaran kooperatif bukan kognitifnya saja yang dinilai tetapi dari segi afektif dan psikomotoriknya juga dinilai seperti kerjasama diantara anggota kelompok, keaktifan dalam kelompok serta sumbangan nilai yang diberikan kepada kelompok.
c. Perasaan was-was pada anggota kelompok akan hilangnya karakteristik atau keunikan pribadi mereka karena harus menyesuaikan diri dengan kelompok. Karakteristik pribadi tidak luntur hanya karena bekerjasama dengan orang lain, justru keunikan itu semakin kuat bila disandingkan dengan orang lain.
d. Banyak siswa takut bahwa pekerjaan tidak akan terbagi rata atau secara adil, bahwa satu orang harus mengerjakan seluruh pekerjaan tersebut. Dalam model pembelajaran kooperatif pembagian tugas rata, setiap anggota kelompok harus dapat mempresentasikan apa yang telah didapatnya dalam kelompok sehingga ada pertanggungjawaban secara individu.

Metode pembelajaran kooperatif merupakan model pembelajaran yang dapat memotivasi belajar siswa dimana kekurangan yang mungkin terjadi dapat diminimalisirkan.

Rabu, 30 Mei 2012

JUJUR KUNCI KESUKSESAN


KEJUJURAN KUNCI KESUKSESAN MASA DEPAN
Kejujuran merupakan sesuatu yang harus kita pegang teguh dalam kehidupan, karena dengan kejujuran akan membawa kita pada kebenaran. Yang menjadi pertanyaan kita bagaimana menumbuhkan sifat jujur dalam kehidupan sehari-hari?
Pembelajaran  untuk berlaku jujur sebenarnya  sudah digembar-gemborkan oleh berbagai pihak. Yang isinya  menyarankan, menyatakan , menghimbau untuk berlaku jujur. Bahkan beberapa sanksi  telah  dibuat  untuk mengantisipasi terjadinya pelanggaran bagi orang yang tidak jujur.  Sanksi yang akan dijatuhkan pada pelanggar  tersebut telah disampaikan dan  disosialisasikan   pada semuanya   melalui berbagai media, kendatipun  demikian masih banyak orang yang masih belum  jujur.  Mereka  beranggapan bahwa  jujur akan ajur

Selasa, 17 April 2012

CARA MEMBUAT BLOG GRATIS


3 LANGKAH MUDAH dan CEPAT
CARA MEMBUAT BLOG GRATIS

Apakah anda ingin membuat blog tanpa dipungut biaya? ya, setiap orang punya keinginan untuk membuat blog. Dengan memiliki blog, kita dapat menyampaikan aspirasi, ide/gagasan, pengalaman dan mengekspresikan pikiran dalam sebuah blog. Saat ini pemanfaatan blog sudah lebih berkembang lagi yaitu untuk kegiatan promosi/menjelaskan produk dan bisnis online.
Banyak layanan ditawarkan untuk membuat blog, diantaranya yang paling terkenal oleh Blogger.com, dan Wordpress.com.
Mengapa kita membuat blog menggunakan Blogger.com? alasannya mudah, karena membuat blog di blogger.com itu gratis. Semua orang senang yang gratisan, ini membuka peluang untuk